Pada Waktu Pengakuan Kedaulatan R.I 1949, Haji Darip Kembali Ke Jatinegara, Menyusun Kekuatan Yang Ada, Dan Tidak Lupa Memberikan Penerangan-penerangan Yang Bermanfaat Bagi Pembangunan Kepada Rakyat. Haji Darip yang Selama Revolusi Fisik Aktif Berjuang, Berkorban, Giat Melancarkan Penyerbuan-penyerbuan, dengan Mempertaruhkan Jiwa Raganya untuk Kepentingan Nusa Dan Bangsanya, Karena Perjuangannya Itu Adalah Perjuangan Yang Suci Menegakkan Negara Republik Indonesia, Maka Selesai dalam Tugasnya, Ia Hidup Sebagai Rakyat Biasa, Ia Tidak Menuntut Jasa Dan Ia Tidak Menghendaki Balas Jasa.
Sumber : DINAS SEJARAH MILITER ANGKATAN DARAT KODAM 5 JAYA, 1975

Tidak ada komentar:
Posting Komentar